klem pipa pita V

Klem tipe V-Band – juga dikenal sebagai Klem V – sering digunakan baik di pasar kendaraan tugas berat maupun performa tinggi karena kemampuan penyegelannya yang rapat. Klem V-Band adalah metode penjepitan tugas berat untuk pipa berflensa dari semua jenis. Klem V knalpot dan sambungan V-Band adalah yang paling umum dan dikenal di seluruh industri karena kekuatan dan daya tahannya. Klem V-Band juga ditemukan dalam banyak aplikasi industri karena sangat tahan terhadap korosi di lingkungan yang keras.
Prinsip sambungan klem tipe V
gambar1
Klem Pipa V Band dikencangkan dengan baut untuk menghasilkan gaya F (normal) pada permukaan kontak flensa dan klem berbentuk V. Melalui sudut yang terdapat pada bentuk V, nilai gaya tersebut diubah menjadi F (aksial) dan F (radial).
F (aksial) adalah gaya untuk menekan flensa. Gaya ini ditransmisikan ke gasket di antara flensa untuk menekan gasket dan membentuk fungsi penyegelan.
Keuntungan:
Berkat pengerjaan permukaan flensa di kedua ujungnya, laju kebocoran yang sangat kecil (0,1 l/menit pada 0,3 bar) dapat dicapai.
Pemasangannya sangat mudah.
Kekurangan:
Karena flensa perlu diolah dengan mesin, biayanya lebih tinggi.
2. Salah satu ujungnya berupa flensa yang diolah dengan mesin, ujung lainnya berupa tabung berbentuk lonceng, dan bagian tengahnya adalah gasket logam.
gambar2 gambar3
Keuntungan:
Karena salah satu ujungnya berupa tabung cetakan, biayanya relatif murah.
Ketika kedua ujungnya dihubungkan, sudut tertentu dapat diperbolehkan.
Kekurangan:
Tingkat kebocoran<0,5 l/menit pada 0,3 bar)


Waktu posting: 25 Desember 2021