Turunnya Frost adalah istilah surya terakhir di musim gugur. Orang-orang juga sangat mementingkan Turunnya Frost. Ada kebiasaan seperti mengusir roh jahat dan menyapu makam di berbagai tempat untuk berdoa agar cuaca baik dan kehidupan yang bahagia dan sehat. Misalnya, di beberapa tempat seperti Yantai di Provinsi Shandong, pada hari Turunnya Frost, orang-orang pergi ke pinggiran barat untuk bertemu Frost; di distrik Gaoming, Provinsi Guangdong, ada kebiasaan "mengirim hantu talas" sebelum Turunnya Frost. Di beberapa bagian Tiongkok, kesemek merah dimakan selama Turunnya Frost. Menurut pendapat penduduk setempat, ini tidak hanya dapat menghangatkan tubuh, tetapi juga memperkuat otot dan tulang, yang merupakan makanan yang sangat baik untuk Turunnya Frost. Sementara itu, Turunnya Frost adalah musim ketika bunga krisan mekar penuh. Pada saat ini, masyarakat akan mengadakan pertemuan krisan untuk mengungkapkan cinta dan penghormatan mereka terhadap krisan. Selain itu, ada pepatah rakyat yang mengatakan bahwa "lebih baik memperbaiki musim dingin daripada menghadapi datangnya embun beku". Oleh karena itu, pada musim datangnya embun beku, ada kebiasaan makan rakyat seperti "memasak daging kambing", "memasak kepala domba", dan "daging kelinci Yingshuang".
Waktu posting: 22 Oktober 2022




